Kesenian Musik DKI Jakarta

Sepuluh orang dengan masing-masing alat musik perkusi dengan berbagai ukuran ditangannya mengawali penampilan Provinsi DKI Jakarta dalam Festival Nasional Kesenian Musik Nusantara 2012, hari penutupan, 4 Oktober 2012.

Berkisar lima menit rampak rebana yang dimainkan dengan sangat dinamis. Masing-masing pemainnya mengambil bagian yang tak serupa sampai membangun groove yang sangat asik. Dilanjutkan dengan penampilan salah seorang dari mereka yang memperagakan jurus-jurus tunggal dari silat tradisional Betawi dengan diiringi musik rampak. Tampak keduanya (pemusik dan pendekar yang sedang memperagakan) sangat interaktif, juga tidak lupa memberi nuansa komedi kepada audiens dengan sorak-sorakan yang disambut dengan gerakan-gerakan yang mengundang tawa penonton.

Menjadi sebuah kejutan tersendiri bagi penampilan DKI Jakarta ini, meskipun berada di ibukota, kota metropolitan, seolah menunjukkan mereka masih mengingat, mempelajari dan melestarikan budaya tradisional yang menjadi kekayaan Nusantara ini. Lagu-lagu khas Betawi dengan rapinya disuarakan oleh pelantun lagu diiringi dengan musik yang seluruhnya merupakan alat musik tradisional.

Bahkan, dua orang wanita memainkan Kongahyan – alat musik gesek – dengan lihainya mengundang decak kagum penonton yang ditandai dengan tepuk tangan yang meriah kepada perwakilan yang menjadi tuan rumah dari  Festival Nasional Kesenian Musik Nusantara 2012 ini.

One comment

  1. […] Penampilan Provinsi DKI Jakarta […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s