Penutupan #FNKMN2012

 

Festival Nasional Kesenian Musik Nusantara 2012 atau disingkat #FNKMN2012 merupakan  sebuah festival yang diperuntukkan bagi remaja yang mewakili provinsi-provinsi di Indonesia untuk menunjukkan karya kreasi mereka dalam hal kesenian musik tradisi di Nusantara. Festival yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)  ini diadakan selama tiga hari, dari Selasa, 2 Oktober sampai  Kamis, 4 Oktober 2012 dan bertempat di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jl. Gedung Kesenian No. 1, Jakarta Pusat. Festival ini terlihat bukan hanya sekadar sebuah ajang lomba biasa, namun seperti sebuah pesta yang besar. Bagaimana tidak, seperti yang diketahui, ajang seperti ini sangat jarang digelar. Padahal event seperti ini sangat potensial menarik wisatawan yang mendatangkan pendapatan negara dari pariwisata. Seperti yang tiga hari ini saja, yang juga disampaikan oleh Direktur Jenderal Ekonomi Kreatif berbasis Seni dan Budaya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Ukus Kuswara di Jakarta, Rabu (3/10/2012), menargetkan 200 pengunjung. Hal ini juga menjadi pemicu semangat agar Indonesia lebih giat melalui pihak-pihak yang terkait bisa meningkatkan pendapatan yang dari pendataan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, musik nusantara baru bisa menyumbang 3,48 persen dari perekonomian negara, padahal kita sendiri mengetahui bahwa negara ini sangat kaya akan hal itu, terbukti di festival ini dengan karya-karya anak mudanya yang sangat beragam dan penuh kreativitas. Oleh karena itu juga, mengingat langkanya wadah seperti ini, dengan antusiasme tiap-tiap provinsi, terdaftarlah 22 peserta dari perwakilan berbagai provinsi di Indonesia.

Festival yang besar itu akhirnya harus berakhir pada Kamis, 4 Oktober 2012. Pada hari terakhir ini ada tersisa enam kelompok remaja yang mendapat giliran untuk unjuk kemampuan dan kreativitasnya dalam berkreasi dengan musik tradisional dari daerah masing-masing. Hari ke-tiga ini dengan penonton yang hampir memenuhi Gedung Kesenian Jakarta dimeriahkan dengan beberapa penampil yang bergiliran tampil pada hari ke-tiga dengan diselingi acara-acara hiburan, yaitu bayang pasir oleh Fajar, seniman yang berkarya lewat pasir, melukis cepat di atas bidang kaca dengan media pasir saja. Pada saat juri yang digawangi oleh orang-orang yang tak diragukan lagi kiprahnya dalam hal ini: Dr. I Wayan Rai S, Franky Raden, Putu Fajar Arcana, Irwansyah H dan Nya’ Ina Raseuki (Ubiet) bersidang menentukan pemenang, Fajar tampil lagi setelah tampil sebelumnya dalam jeda penampilan peserta.

Adapun lagi acara pada pesta para remaja dalam berkesenian musik itu  ialah  penampilan-penampilan (yang bisa dibaca beritanya dan dilihat fotonya dengan mengklik masing-masing yang tulisannya berwarna berbeda berikut ini : dimulai dengan Penampilan Provinsi Gorontalo, Penampilan Provinsi Sulawesi TenggaraPenampilan Provinsi Sumatera Barat, Penampilan Provinsi Sumatera Selatan, Penampilan Provinsi DKI Jakarta, dan ditutup dengan Penampilan Provinsi Sumatera Utara.

(L/Y)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s